Masa Orientasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) SMK Komputama Majenang Tahun 2026
Mempersiapkan Siswa Menjadi Generasi Siap Kerja, Berkarakter, dan Profesional

By Ratio, S.Kom. 30 Jun 2026, 14:54:48 WIB jurusan
Masa Orientasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) SMK Komputama Majenang Tahun 2026

Gambar : Masa Orientasi PKL


Pendahuluan

Dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja, SMK Komputama Majenang menyelenggarakan *Masa Orientasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2026* sebagai kegiatan pembekalan bagi peserta didik kelas XII sebelum diterjunkan ke Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMK Komputama Majenang pada *26–27 November 2026* dan menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan.

Orientasi PKL bukan sekadar penyampaian informasi teknis mengenai pelaksanaan praktik kerja, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, peningkatan kompetensi, serta penguatan mental siswa agar mampu beradaptasi dengan budaya kerja profesional. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan langsung dari praktisi Human Resources yang berpengalaman sehingga memiliki gambaran nyata mengenai ekspektasi dunia industri terhadap calon tenaga kerja muda.

Tujuan Masa Orientasi PKL

Praktik Kerja Lapangan merupakan implementasi pembelajaran berbasis dunia kerja yang menjadi ciri utama pendidikan vokasi. Oleh karena itu, sebelum siswa memasuki lingkungan industri, diperlukan pembekalan yang komprehensif agar mereka memahami tanggung jawab, etika, serta budaya kerja yang akan dihadapi.

Secara umum, Masa Orientasi PKL bertujuan untuk:

1. Memberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan.
2. Menyiapkan siswa agar mampu mengaplikasikan kompetensi yang telah dipelajari di sekolah ke dalam dunia kerja nyata.
3. Membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab, jujur, dan profesional.
4. Membekali peserta dengan keterampilan komunikasi dan etika kerja.
5. Menumbuhkan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan dunia industri.
6. Meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap budaya kerja perusahaan.
7. Menjadikan siswa lebih percaya diri saat menjalankan PKL maupun memasuki dunia kerja setelah lulus.

Sebagaimana disampaikan oleh narasumber, *tujuan utama PKL adalah memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa sehingga mereka mampu menerapkan ilmu yang dipelajari di sekolah ke dalam lingkungan kerja profesional.* Pengalaman tersebut menjadi jembatan antara pembelajaran teori di sekolah dengan kebutuhan nyata dunia industri.

Pembekalan dari Praktisi Human Resources

Salah satu sesi utama dalam Masa Orientasi PKL menghadirkan *Muhamad Ali Sunan, S.Psi., HR Business Partner PT. Permodalan Nasional Madani (PNM)* sebagai narasumber.

Beliau memiliki pengalaman panjang di bidang Human Resources, antara lain sebagai HRGA Triangle Motorindo Semarang, Recruitment Specialist PT Minori Group, HRGA Supervisor PT Sekar Bumi, hingga saat ini menjabat sebagai HR Business Partner PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Selain itu, beliau juga memiliki sertifikasi *Certified Behavioral Interview* dan *Certified Human Capital Officer*, sehingga materi yang disampaikan berangkat dari pengalaman nyata dalam proses rekrutmen, pengembangan SDM, dan budaya kerja perusahaan.

Dalam paparannya yang bertajuk *"Strategi Jitu Menghadapi Transisi Menuju Karier Profesional: Siswa dan Dunia Kerja, Siap atau Tidak?"*, beliau mengajak peserta memahami bahwa keberhasilan seseorang di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter, sikap, dan kemampuan beradaptasi.

PKL Sebagai Jembatan Antara Teori dan Praktik

Materi pertama menyoroti adanya kesenjangan antara teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik di dunia kerja.

Di sekolah, siswa memperoleh berbagai konsep, prinsip, dan dasar keilmuan sebagai bekal kompetensi. Namun ketika memasuki dunia industri, mereka akan menghadapi berbagai kondisi nyata yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis, penyelesaian masalah, komunikasi, serta pengambilan keputusan secara cepat.

Melalui Praktik Kerja Lapangan, siswa memiliki kesempatan untuk menghubungkan teori dengan praktik sehingga pengalaman yang diperoleh

Karakter dan Etika Menjadi Modal Utama

Selain kompetensi teknis, narasumber menegaskan bahwa perusahaan saat ini sangat memperhatikan karakter calon tenaga kerja.

Karakter merupakan cerminan sikap, perilaku, dan kepribadian seseorang dalam menjalankan tanggung jawabnya. Individu yang memiliki integritas tinggi, disiplin, jujur, serta mampu bekerja sama akan lebih mudah memperoleh kepercayaan dari perusahaan.

Etika kerja yang baik juga menjadi bagian penting dalam membangun profesionalisme karena mencerminkan kualitas pribadi seseorang ketika berinteraksi dengan atasan, rekan kerja, maupun pelanggan.

Sikap Profesional yang Harus Dimiliki Selama PKL

Dalam menjalani Praktik Kerja Lapangan, siswa diharapkan mampu menerapkan berbagai sikap profesional, antara lain:

  • Mematuhi jadwal kerja dan menjaga kedisiplinan.
  • Menggunakan pakaian sesuai standar perusahaan.
  • Menunjukkan sikap positif dan mampu bekerja sama dalam tim.
  • Menjaga kerahasiaan informasi perusahaan.
  • Berkomunikasi dengan sopan dan efektif.
  • Bertanggung jawab terhadap setiap tugas yang diberikan.
  • Melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan.
  • Memahami proses bisnis tempat melaksanakan PKL.

Sikap-sikap tersebut menjadi indikator penting yang sering digunakan perusahaan dalam menilai peserta PKL.

Pentingnya Kemampuan Komunikasi

Komunikasi merupakan salah satu soft skills yang paling dibutuhkan di dunia kerja. Menurut narasumber, kemampuan menyampaikan informasi secara jelas serta mampu mendengarkan dengan baik akan membantu seseorang membangun hubungan kerja yang sehat.

Komunikasi yang efektif memberikan berbagai manfaat, di antaranya:

  • Mengurangi kesalahpahaman.
  • Memperkuat kerja sama tim.
  • Mempermudah penyelesaian masalah.
  • Meningkatkan kepercayaan dari atasan maupun rekan kerja.
  • Mendukung perkembangan karier di masa depan.

Karena itu, siswa didorong untuk mulai membiasakan komunikasi yang santun, aktif, dan profesional sejak menjalani PKL.

Manajemen Waktu Sebagai Kunci Produktivitas

Dunia kerja memiliki target dan tenggat waktu yang harus dipenuhi. Oleh sebab itu, kemampuan mengelola waktu menjadi kompetensi penting bagi setiap peserta PKL.

Melalui manajemen waktu yang baik, seseorang akan mampu:

  • meningkatkan produktivitas,
  • memenuhi target pekerjaan tepat waktu,
  • mengurangi tekanan dan stres,
  • menentukan prioritas pekerjaan,
  • meningkatkan kualitas hasil kerja,
  • membangun citra profesional.

Kemampuan ini perlu dilatih sejak dini agar siswa terbiasa bekerja secara efektif dan bertanggung jawab.

Ketahanan Mental Menghadapi Tantangan Dunia Kerja

Materi berikutnya membahas pentingnya memiliki mental yang kuat ketika menghadapi tekanan kerja, perubahan lingkungan, maupun kegagalan.

Menurut narasumber, ketahanan mental merupakan kemampuan seseorang untuk tetap tenang, mampu bangkit, dan terus berkembang ketika menghadapi berbagai tantangan.

Beberapa langkah membangun mental yang tangguh antara lain:

  • membiasakan berpikir positif (self-talk positif),
  • fokus pada hal-hal yang dapat dikendalikan,
  • menjadikan kegagalan sebagai proses belajar,
  • mampu mengelola stres dan emosi secara sehat.

Dengan mental yang kuat, peserta PKL akan lebih mudah beradaptasi serta mampu menunjukkan performa terbaik selama berada di lingkungan industri.

Harapan bagi Peserta PKL

Melalui Masa Orientasi PKL Tahun 2026, SMK Komputama Majenang berharap seluruh peserta memiliki kesiapan yang utuh, baik dari aspek kompetensi, karakter, maupun mental. PKL bukan hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi merupakan kesempatan emas bagi siswa untuk belajar langsung dari dunia kerja, memperluas pengalaman, membangun relasi profesional, serta meningkatkan kualitas diri.

Pembekalan yang diberikan selama orientasi diharapkan mampu membentuk lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki integritas, etika kerja, kemampuan komunikasi, disiplin, manajemen waktu, dan ketahanan mental. Bekal tersebut akan menjadi modal penting bagi siswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dengan terselenggaranya Masa Orientasi Praktik Kerja Lapangan Tahun 2026, SMK Komputama Majenang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja, adaptif terhadap perkembangan industri, serta mampu menjadi sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan berkarakter sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment